Pertama Kalinya, Pendapatan Bea Cukai AS Tembus Rp1.621 Triliun Imbas Kebijakan Tarif Trump

Sabtu, 12 Juli 2025 - 21:15 WIB
Kebijakan tarif yang digagas Trump selama masa kepresidenannya, dan terus ia kampanyekan dalam berbagai kesempatan, kini menunjukkan dampak fiskal yang signifikan. Trump menyatakan bahwa penerapan tarif resiprokal akan mulai berlaku pada 1 Agustus 2025 dan diharapkan membawa "uang besar" ke kas negara.

"Ini bukan hanya soal perdagangan, tetapi tentang kedaulatan ekonomi. Tarif akan menjadi alat penting untuk merebut kembali kendali ekonomi nasional," ujar Trump dikutip dari Nation Thailand, Sabtu (12/7).

Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, melalui unggahan di platform media sosial X, menyambut pencapaian tersebut sebagai bukti keberhasilan strategi ekonomi yang diusung Trump. Ia juga menekankan bahwa peningkatan pendapatan tarif tidak menyebabkan inflasi yang signifikan.

"Ketika Presiden Trump bekerja tanpa lelah untuk merebut kembali kedaulatan ekonomi Amerika, laporan bulanan Departemen Keuangan hari ini mengungkapkan pendapatan tarif yang bersejarah—dan tidak ada inflasi!" tulis Bessent.

Baca Juga: Wali Kota di Jepang Mundur Gara-gara Ijazahnya Palsu
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!