Bidik Kerja Sama Bioenergi dan Karbon Kredit, Kadin Pelajari Pengembangan Paulownia di Sarawak
Senin, 14 Juli 2025 - 13:45 WIB
Di laboratorium milik TSG Group, delegasi Kadin Indonesia melihat bagaimana bibit Paulownia disterilisasi dan dikembangkan sebelum ditanam. Selanjutnya, kunjungan dilanjutkan ke kebun dan ditunjukkan pohon-pohon yang berhasil tumbuh kembali pasca pemangkasan.
Sementara itu, CEO TSG Group Dato Chris Chung menjelaskan keunggulan pohon Paulownia dalam menyerap karbon dioksida. Daya serapnya bisa mencapai 10 kali lipat dibandingkan pohon biasa. Regenerasinya yang cepat juga membuatnya cocok digunakan untuk kebutuhan hutan tanaman industri dan pembangkit listrik biomassa.
“Kami sangat senang dan merasa terhormat atas kesempatan bekerja sama dengan Kadin Indonesia. Kami berharap dapat membawa pohon masa depan ini ke Indonesia, untuk ditanam dan dikembangkan di tanah air,” ungkapnya.
Baca Juga: Kadin: Kepastian Hukum Jadi Kunci Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi
Selain fokus pada penghijauan dan energi hijau, rencana bisnis TSG Group ke depan juga mencakup pengembangan kawasan pusat data yang ramah lingkungan, membuka peluang kerja sama lintas sektor yang lebih luas.
Sementara itu, CEO TSG Group Dato Chris Chung menjelaskan keunggulan pohon Paulownia dalam menyerap karbon dioksida. Daya serapnya bisa mencapai 10 kali lipat dibandingkan pohon biasa. Regenerasinya yang cepat juga membuatnya cocok digunakan untuk kebutuhan hutan tanaman industri dan pembangkit listrik biomassa.
“Kami sangat senang dan merasa terhormat atas kesempatan bekerja sama dengan Kadin Indonesia. Kami berharap dapat membawa pohon masa depan ini ke Indonesia, untuk ditanam dan dikembangkan di tanah air,” ungkapnya.
Baca Juga: Kadin: Kepastian Hukum Jadi Kunci Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi
Selain fokus pada penghijauan dan energi hijau, rencana bisnis TSG Group ke depan juga mencakup pengembangan kawasan pusat data yang ramah lingkungan, membuka peluang kerja sama lintas sektor yang lebih luas.
(nng)
Lihat Juga :