Kredit Pintar Dorong Literasi Keuangan di Kalangan Generasi Muda

Senin, 14 Juli 2025 - 22:18 WIB
Baca Juga: Kredit Pintar Dorong Kemajuan Pendidikan dengan Revitalisasi Sekolah di Bali

Menurut Irwan, hasil survei tersebut digunakan untuk menyesuaikan limit dan tenor pinjaman sesuai kemampuan pengguna, sekaligus mencegah risiko pinjaman berlebih. Ia menegaskan seluruh data pengguna tetap dijaga kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk analisis internal yang sesuai regulasi dan diawasi OJK.

Kredit Pintar juga terlibat aktif dalam AFPI Goes to Campus di Universitas Victory Sorong, melalui sesi diskusi bertema "Pindar Bukan Pinjol; Cermat Memilih, Cerdas Mengelola." Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang seluk-beluk fintech lending dan bagaimana menghindari jebakan pinjaman ilegal.

Head of Compliance Kredit Pintar, Riscky Aditya, menyampaikan pentingnya memahami secara menyeluruh struktur pinjaman, termasuk suku bunga, biaya administrasi, denda keterlambatan, dan skema pembayaran. Ia juga mengingatkan risiko gagal bayar yang dapat berdampak serius terhadap masa depan keuangan dan karier seseorang.

“Penurunan skor kredit, masuk daftar hitam SLIK OJK, hingga hambatan saat rekrutmen kerja adalah dampak nyata dari gagal bayar yang harus dipahami sejak awal,” tegas Riscky.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!