Prabowo: Perundingan Tarif dengan Trump Berjalan Alot

Rabu, 16 Juli 2025 - 16:24 WIB
“Ya memang kita kan perlu untuk membesarkan Garuda. Garuda adalah kebanggaan kita, Garuda adalah flight carrier nasional, Garuda lahir dalam perang Kemerdekaan kita. Jadi Garuda harus menjadi lambang Indonesia, kita bertekad, saya bertekad untuk membesarkan Garuda dan untuk itu ya kita butuh pesawat-pesawat baru,” paparnya.

Prabowo pun mengatakan pembelian pesawat dari AS akan dilengkapi dengan tetap mempertahankan kerja sama dengan produsen pesawat dari Eropa. “Saya kira nggak ada masalah karena kita butuh, mereka ingin jual, pesawat Boeing juga cukup bagus, kita juga tetap dari Airbus. Jadi akhirnya terjadi pertemuan dua kepentingan.”

Baca Juga: Tarif AS 19% Rugikan Posisi Indonesia, Ini Alasannya

Prabowo juga menyinggung bahwa Indonesia masih bergantung pada impor untuk beberapa kebutuhan strategis seperti bahan bakar minyak (BBM), gas, gandum, dan kedelai. Oleh karena itu, kerja sama perdagangan yang saling menguntungkan menjadi hal yang tak terhindarkan.

“Kita juga butuh sebagai contoh kita masih impor BBM, kita masih impor gas, kita masih perlu impor gandum, kita masih perlu impor kedelai dan sebagainya. Jadi akhirnya kita bisa dapat suatu titik pertemuan,” pungkasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!