Indeks Kemungkinan Terkoreksi Lagi, Cermati 7 Saham Ini
Kamis, 10 September 2020 - 07:21 WIB
IHSG pada hari keempat pekan ini diprediksi terkoreksi. Foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari keempat pekan ini terkoreksi. Sebelumnya, pada perdagangan Rabu (9/9) indeks ditutup anjlok 94,7 poin atau 1,81% ke 5.149.
Analis Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama mengatakan berdasarkan indikator, MACD telah membentuk pola dead cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI menunjukkan sinyal negatif. (Baca juga: Pandemi Bikin Kinerja Perbankan Meriang, Sahamnya Tetap Menantang )
"Di sisi lain, terlihat pola long black marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke support terdekat," ujar Nafan di Jakarta, Kamis (10/9/2020). Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut: (Baca juga: Manjakan Investor Asing Ditentang, Menko Luhut: Emang Gue Pikirin )
1. ADHI
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 570 – 585, dengan target harga secara bertahap di level 610, 650, 695, 915 dan 1100. Support: 550 & 525.
Analis Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama mengatakan berdasarkan indikator, MACD telah membentuk pola dead cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI menunjukkan sinyal negatif. (Baca juga: Pandemi Bikin Kinerja Perbankan Meriang, Sahamnya Tetap Menantang )
"Di sisi lain, terlihat pola long black marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke support terdekat," ujar Nafan di Jakarta, Kamis (10/9/2020). Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut: (Baca juga: Manjakan Investor Asing Ditentang, Menko Luhut: Emang Gue Pikirin )
1. ADHI
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 570 – 585, dengan target harga secara bertahap di level 610, 650, 695, 915 dan 1100. Support: 550 & 525.
Lihat Juga :