Capai Valuasi USD1 Triliun, Perusahaan Asia Ini Berada di Antara Raksasa Teknologi AS

Kamis, 24 Juli 2025 - 07:34 WIB
Minggu lalu, TSMC menaikkan perkiraan pertumbuhan pendapatan tahunan menjadi sekitar 30%. Pada bulan Januari, Presiden AS Donald Trump mengancam akan memberlakukan tarif hingga 100% pada semikonduktor buatan asing – termasuk chip dari Taiwan – sebagai bagian dari upaya untuk menghidupkan kembali industri manufaktur domestik.

Pada bulan Maret, TSMC mengumumkan peningkatan besar terhadap investasinya di AS, dan berjanji bakal menambahkan sebesar USD100 miliar di atas komitmen sebelumnya sebesar USD65 miliar untuk pabrik manufaktur semikonduktor canggih di Phoenix, Arizona.

Baca Juga: 140 Perusahaan China Masuk Daftar Hitam AS, Perang Dagang Chip Memanas

TSMC menggambarkan proyek ini sebagai "investasi langsung asing tunggal terbesar dalam sejarah AS." Ketika tarif 'Hari Pembebasan' Trump diumumkan pada bulan April, semikonduktor dikecualikan dari kebijakan tarif tinggi Trump.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!