Tarif Baru Trump Bikin Ekonomi Dunia Kehilangan Rp32.690 Triliun

Rabu, 30 Juli 2025 - 15:59 WIB
Secara global, investasi langsung asing yang dianggap kunci untuk pertumbuhan ekonomi jangka panjang, menuju penurunan tahun ini, dimana semakin memperparah pelemehan 11% pada 2024, berdasarkan laporan terbaru dari PBB.

Negosiasi tarif "buruk untuk investasi," kata Daniel Harenberg, ekonom utama di Oxford Economics, yang menyebutnya "sebuah pajak menghambat rantai pasokan dan perdagangan global."

Baca Juga: Kekuatan Ekonomi BRICS Lebih Besar dari Blok Barat, Total Tembus Rp323.677 Triliun

Seperti diketahui AS sejauh ini telah mengumumkan kesepakatan awal dengan UE (Uni Eropa), Jepang, Vietnam, dan Inggris, dan mengumumkan gencatan senjata dengan China setelah tarif sebelumnya memicu perang dagang yang mengguncang pasar global.

Dengan tenggat waktu tarif yang semakin dekat, pejabat AS akan bertemu dengan perwakilan China minggu ini. Kesepakatan besar lainnya, datang dari beberapa negara seperti dengan Kanada, Meksiko, India, dan Korea Selatan, masih tertunda. IMF dan OECD keduanya sejauh ini menurunkan proyeksi pertumbuhan global, dengan menyebut adanya gangguan akibat tarif.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!