Unilever Indonesia Catatkan Laba Bersih Rp2,2 Triliun di Semester I-2025

Kamis, 31 Juli 2025 - 13:44 WIB
Menurut Benjie, sekitar 55 persen dari portofolio merek Unilever telah menunjukkan pertumbuhan, mencerminkan peningkatan penerimaan konsumen dan daya tahan bisnis. "Langkah-langkah tegas kami untuk mengatasi tantangan operasional kini mulai menunjukkan hasil nyata," kata dia.

Pemulihan juga terlihat dari margin kotor dan margin laba sebelum pajak yang mengalami peningkatan bertahap. Hal ini ditopang strategi penyesuaian harga yang efektif dan optimalisasi proses distribusi serta produksi.

Berdasarkan laporan riset terbaru Samuel Sekuritas Indonesia, disebutkan bahwa sejumlah indikator utama kinerja Unilever mulai membaik, mencerminkan dampak positif dari program transformasi dan inovasi yang telah dijalankan sejak tahun lalu.

Segmen Home & Personal Care serta Food & Refreshment menjadi penyumbang pertumbuhan terbesar. Kedua lini bisnis tersebut terdorong oleh perluasan portofolio produk dan strategi distribusi yang lebih tajam ke pasar ritel maupun digital.

Perusahaan juga mengumumkan rencana pembelian kembali saham (buyback) senilai maksimal Rp2 triliun. Langkah ini dinilai sebagai bentuk kepercayaan manajemen terhadap prospek bisnis jangka panjang sekaligus upaya menciptakan nilai tambah bagi para pemegang saham.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!