Pesan 25 Pesawat Boeing, Cara Bangladesh Mengurangi Tarif AS
Sabtu, 02 Agustus 2025 - 15:17 WIB
Bersamaan dengan kesepakatan pesawat, Bangladesh meningkatkan impor gandum, minyak kedelai, dan kapas dari Amerika Serikat. Kesepakatan baru yang ditandatangani awal bulan ini akan membuat Bangladesh mengimpor 700.000 ton gandum AS setiap tahun selama lima tahun ke depan.
Para pejabat berharap bahwa langkah-langkah ini akan membantu memperbaiki hubungan perdagangan dengan Washington dan mengurangi dampak dari tarif pemerintahan Trump.
Hal ini menjadi kabar baik bagi para eksportir di pemasok pakaian terbesar kedua di dunia. Tarif baru ini sejalan dengan yang ditawarkan kepada negara-negara pengeskpor pakaian utama lainnya seperti Sri Lanka, Vietnam, Pakistan, dan Indonesia.
India, yang gagal mencapai kesepakatan komprehensif dengan Washington, akan menghadapi tarif yang lebih tinggi yakni sebesar 25%.
Para pejabat berharap bahwa langkah-langkah ini akan membantu memperbaiki hubungan perdagangan dengan Washington dan mengurangi dampak dari tarif pemerintahan Trump.
Tarif 20% untuk Pakaian
Bangladesh mendapatkan tarif 20% dari AS untuk pakaian, untuk membuat para eksportir merasa lega. Bangladesh melakukan negosiasi dengan meminta tarif sebesar 20% untuk ekspor ke AS, turun dari 37% yang awalnya diusulkan oleh Presiden AS Donald Trump.Hal ini menjadi kabar baik bagi para eksportir di pemasok pakaian terbesar kedua di dunia. Tarif baru ini sejalan dengan yang ditawarkan kepada negara-negara pengeskpor pakaian utama lainnya seperti Sri Lanka, Vietnam, Pakistan, dan Indonesia.
India, yang gagal mencapai kesepakatan komprehensif dengan Washington, akan menghadapi tarif yang lebih tinggi yakni sebesar 25%.
Lihat Juga :