Jelang Pengumuman Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2025, Ekonom Ramal di Bawah 5%
Selasa, 05 Agustus 2025 - 08:57 WIB
Senada dengan Riefky, Chief Economist Bank Mandiri, Andry Asmoro, memperkirakan PDB akan tumbuh 4,79% pada kuartal II. Andry mencatat bahwa konsumsi rumah tangga masih lemah akibat faktor musiman dan perilaku belanja yang selektif.
"Kami memperkirakan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia akan tumbuh sebesar 4,79 persen (year-on-year/yoy) pada kuartal II 2025. Angka ini sedikit lebih rendah dibandingkan pertumbuhan 4,87 persen yoy yang tercatat pada kuartal I 2025," kata Andry.
Baca Juga: Jaga Ekonomi RI Tumbuh di Sekitar 5%, Sri Mulyani Ungkap Kesiapan APBN 2025
Di sisi lain, Institute for Development of Economics and Finance (Indef) memiliki proyeksi yang sedikit berbeda. Peneliti Pusat Makroekonomi dan Keuangan Indef, Riza A. Pujarama menjelaskan, bahwa Indef telah merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun 2025 menjadi 4,87%. Revisi ini dilakukan setelah mengkaji kembali berbagai dinamika di ekonomi domestik dan global.
"Indef itu kemarin baru melaksanakan kajian tengah tahun Indef, kita di sana merevisi pertumbuhan ekonomi, capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia proyeksi kita di tahun 2025 dengan mengukur kembali apa-apa yang terjadi baik di ekonomi domestik maupun global dan pengaruhnya pada kita itu nah kita itu merevisi menjadi 4,87 persen," ungkap Riza.
"Kami memperkirakan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia akan tumbuh sebesar 4,79 persen (year-on-year/yoy) pada kuartal II 2025. Angka ini sedikit lebih rendah dibandingkan pertumbuhan 4,87 persen yoy yang tercatat pada kuartal I 2025," kata Andry.
Baca Juga: Jaga Ekonomi RI Tumbuh di Sekitar 5%, Sri Mulyani Ungkap Kesiapan APBN 2025
Di sisi lain, Institute for Development of Economics and Finance (Indef) memiliki proyeksi yang sedikit berbeda. Peneliti Pusat Makroekonomi dan Keuangan Indef, Riza A. Pujarama menjelaskan, bahwa Indef telah merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun 2025 menjadi 4,87%. Revisi ini dilakukan setelah mengkaji kembali berbagai dinamika di ekonomi domestik dan global.
"Indef itu kemarin baru melaksanakan kajian tengah tahun Indef, kita di sana merevisi pertumbuhan ekonomi, capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia proyeksi kita di tahun 2025 dengan mengukur kembali apa-apa yang terjadi baik di ekonomi domestik maupun global dan pengaruhnya pada kita itu nah kita itu merevisi menjadi 4,87 persen," ungkap Riza.
(akr)
Lihat Juga :