Jelang Batas Akhir, Penyaluran BSU di Kantorpos Jakarta Centrum Capai 80%
Rabu, 13 Agustus 2025 - 13:40 WIB
Dari alokasi 245 ribu penerima di wilayah Jakarta Centrum, sebanyak 192 ribu orang atau 80% telah menerima BSU. Sisanya, sekitar 53 ribu penerima, masih terus dihubungi melalui telepon, media sosial, hingga kunjungan langsung ke rumah. “Bahkan ada yang kami bayarkan di rumah sakit karena penerimanya sakit,” kata Palti.
Selain komunikasi langsung, Kantorpos juga memanfaatkan kanal digital seperti WhatsApp blast, Facebook, dan Instagram untuk menyebarluaskan informasi penyaluran. Strategi ini terbukti mempercepat pencairan di lapangan.
Upaya serupa dilakukan di tingkat nasional. Ketua Satgas Penyaluran BSU 2025 Pusat, Andi Rosa, mengatakan pihaknya proaktif mendatangi penerima melalui perwakilan perusahaan, menghubungi lewat WA call, hingga bekerja sama dengan pemerintah daerah di wilayah 3T (terdepan, terpencil, tertinggal). “Di daerah 3T, kami membayar langsung di lokasi agar penerima tidak perlu menempuh jarak jauh,” jelasnya.
Bagi Andi, BSU bukan sekadar angka, melainkan bantuan nyata yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. "Bantuan ini digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Bagi PT Pos, ini juga kesempatan memberikan pelayanan terbaik," ujarnya.
Sejumlah penerima mengaku puas dengan pelayanan Kantorpos. Reza, warga Jakarta, mengaku dihubungi sehari sebelum tenggat pencairan. “Cuma bawa KTP dan kartu BPJS Ketenagakerjaan, prosesnya cepat dan tidak ribet,” katanya. Bantuan tersebut akan ia gunakan untuk kebutuhan keluarga kecilnya.
Selain komunikasi langsung, Kantorpos juga memanfaatkan kanal digital seperti WhatsApp blast, Facebook, dan Instagram untuk menyebarluaskan informasi penyaluran. Strategi ini terbukti mempercepat pencairan di lapangan.
Upaya serupa dilakukan di tingkat nasional. Ketua Satgas Penyaluran BSU 2025 Pusat, Andi Rosa, mengatakan pihaknya proaktif mendatangi penerima melalui perwakilan perusahaan, menghubungi lewat WA call, hingga bekerja sama dengan pemerintah daerah di wilayah 3T (terdepan, terpencil, tertinggal). “Di daerah 3T, kami membayar langsung di lokasi agar penerima tidak perlu menempuh jarak jauh,” jelasnya.
Bagi Andi, BSU bukan sekadar angka, melainkan bantuan nyata yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. "Bantuan ini digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Bagi PT Pos, ini juga kesempatan memberikan pelayanan terbaik," ujarnya.
Sejumlah penerima mengaku puas dengan pelayanan Kantorpos. Reza, warga Jakarta, mengaku dihubungi sehari sebelum tenggat pencairan. “Cuma bawa KTP dan kartu BPJS Ketenagakerjaan, prosesnya cepat dan tidak ribet,” katanya. Bantuan tersebut akan ia gunakan untuk kebutuhan keluarga kecilnya.
Lihat Juga :