Fahri Hamzah Kritik Keras BP Tapera: Kebanyakan Bohongin Pak Menteri

Rabu, 13 Agustus 2025 - 21:01 WIB
"Termasuk dia (Tapera) memakai mekanisme untuk ngasih kuota. Kuota itu tidak boleh sembarangan. Inti dari UU Tapera itu, dia ngurusin UMR (Upah Minimum Rerata), kok sekarang didorong naik ke kelas menengah atas, sampai ke gaji Rp14 juta, loh itu meninggalkan UMR dong. Harusnya ini (UMR) yang dilayani, kalau gaji tinggi tidak perlu subsidi dong," sambungnya.

Baca Juga: Harta Kekayaan Fahri Hamzah, Wamen Perumahan yang Merangkap Jabatan Jadi Komisaris BTN

Fahri Hamzah juga menyoroti mengkotak-kotakan pemberian kuota perumahan subsidi. Seperti kuota khusus untuk guru, wartawan, ASN, dan lain sebagainya. Menurutnya, tugas fundamental BP Tapera sendiri adalah melayani MBR hingga melakukan pendataan keanggotaan.

"Itu mandat UU Tapera, orang kalau se-tahun (keanggotaan) baru dapat jatah rumah. Artinya Anda harus punya basis keanggotaan, baru orang bisa mengantri punya rumah," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!