Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp6.999 Triliun per Juni 2025

Jum'at, 15 Agustus 2025 - 11:07 WIB
Kontraksi tersebut bersumber dari ULN perusahaan bukan lembaga keuangan yang turun 1,4 persen yoy, meski ULN lembaga keuangan masih tumbuh 2,3 persen yoy. Berdasarkan sektor ekonomi, ULN swasta terbesar berasal dari industri pengolahan; jasa keuangan dan asuransi; pengadaan listrik dan gas; serta pertambangan dan penggalian, dengan pangsa 80,5 persen dari total ULN swasta. ULN swasta juga masih didominasi utang jangka panjang dengan porsi 76,7 persen.

Baca Juga: Utang Luar Negeri Indonesia Makin Bengkak Tembus Rp7.080 Triliun

Secara keseluruhan, rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada triwulan II 2025 tercatat 30,5 persen, turun dari 30,7 persen pada triwulan sebelumnya. ULN jangka panjang mendominasi dengan pangsa 85,0 persen dari total ULN.

"Bank Indonesia dan Pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN. Peran ULN juga akan terus dioptimalkan untuk menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan," jelasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!