Pertemuan BRICS Pekan Ini, India Tegaskan Bakal Hapus Penggunaan Dolar AS
Selasa, 19 Agustus 2025 - 22:40 WIB
Pertemuan tingkat tinggi di Moskow ini akan berlangsung setelah Trump memberlakukan tarif 50% terhadap India atas pembelian minyak Rusia. Tarif tersebut juga diberlakukan terhadap Brasil, dan Lula da Silva berencana untuk mengeluarkan pernyataan bersama.
Baca Juga: Bodyguard Rusia Disebut Bawa Pulang Kotoran Putin dari KTT Alaska, Ini Alasannya
Aliansi ini bertujuan untuk memperkuat hubungan dengan negara-negara anggotanya guna melindungi perekonomian mereka di tengah upaya Trump yang mengganggu aliran perdagangan. India berupaya memanfaatkan ketidakpuasan yang semakin meningkat terhadap dolar AS dan mengedepankan penggunaan rupee di antara negara-negara BRICS.
Ada kemungkinan besar Rusia akan setuju untuk menggunakan rupee dalam transaksi lintas batas, seiring dengan upaya mereka untuk mengurangi ketergantungan pada dolar AS. India telah secara tegas menyatakan bahwa tujuannya bukanlah untuk mendevaluasi dolar AS, melainkan hanya ingin menginternasionalkan rupee.
Tarif dan perang dagang memaksa negara-negara BRICS seperti India dan Rusia untuk meninggalkan dolar AS dalam penyelesaian pembayaran. Hal ini dapat mengubah pola transaksi lintas batas dengan kebijakan baru.
Baca Juga: Bodyguard Rusia Disebut Bawa Pulang Kotoran Putin dari KTT Alaska, Ini Alasannya
Aliansi ini bertujuan untuk memperkuat hubungan dengan negara-negara anggotanya guna melindungi perekonomian mereka di tengah upaya Trump yang mengganggu aliran perdagangan. India berupaya memanfaatkan ketidakpuasan yang semakin meningkat terhadap dolar AS dan mengedepankan penggunaan rupee di antara negara-negara BRICS.
Ada kemungkinan besar Rusia akan setuju untuk menggunakan rupee dalam transaksi lintas batas, seiring dengan upaya mereka untuk mengurangi ketergantungan pada dolar AS. India telah secara tegas menyatakan bahwa tujuannya bukanlah untuk mendevaluasi dolar AS, melainkan hanya ingin menginternasionalkan rupee.
Tarif dan perang dagang memaksa negara-negara BRICS seperti India dan Rusia untuk meninggalkan dolar AS dalam penyelesaian pembayaran. Hal ini dapat mengubah pola transaksi lintas batas dengan kebijakan baru.
(nng)
Lihat Juga :