Mayapada Bangun RS Internasional Rp1 Triliun di Batam, Target Rampung 2027
Kamis, 28 Agustus 2025 - 14:45 WIB
Perseroan menargetkan pembangunan rampung pada akhir 2027, sehingga menjadi rumah sakit internasional swasta pertama di kawasan KEK, setelah Bali International Hospital yang dikelola pemerintah.
Presiden Komisaris Mayapada Healthcare Jonathan Tahir menegaskan pembangunan MABIH adalah komitmen menghadirkan layanan kesehatan berstandar global. "Kami percaya setiap orang Indonesia berhak mendapatkan layanan kesehatan berstandar internasional tanpa harus pergi jauh ke luar negeri," ujar dia, Kamis (28/8).
Plt. Sekjen Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang mengungkapkan hampir dua juta masyarakat Indonesia setiap tahun masih berobat ke luar negeri, dengan potensi kebocoran devisa hingga Rp200 triliun.
Ia menilai kehadiran MABIH menjadi proyek strategis yang akan mengurangi arus pasien ke luar negeri. "KEK Pariwisata dan Kesehatan Internasional Batam merupakan terobosan strategis pemerintah untuk menghadirkan pelayanan kesehatan bertaraf internasional," katanya.
Dukungan juga datang dari BP Batam. Kepala BP Batam Amsakar Achmad menyebut proyek ini selaras dengan arahan Presiden agar Batam berkontribusi signifikan dalam perekonomian nasional.
Presiden Komisaris Mayapada Healthcare Jonathan Tahir menegaskan pembangunan MABIH adalah komitmen menghadirkan layanan kesehatan berstandar global. "Kami percaya setiap orang Indonesia berhak mendapatkan layanan kesehatan berstandar internasional tanpa harus pergi jauh ke luar negeri," ujar dia, Kamis (28/8).
Plt. Sekjen Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang mengungkapkan hampir dua juta masyarakat Indonesia setiap tahun masih berobat ke luar negeri, dengan potensi kebocoran devisa hingga Rp200 triliun.
Ia menilai kehadiran MABIH menjadi proyek strategis yang akan mengurangi arus pasien ke luar negeri. "KEK Pariwisata dan Kesehatan Internasional Batam merupakan terobosan strategis pemerintah untuk menghadirkan pelayanan kesehatan bertaraf internasional," katanya.
Dukungan juga datang dari BP Batam. Kepala BP Batam Amsakar Achmad menyebut proyek ini selaras dengan arahan Presiden agar Batam berkontribusi signifikan dalam perekonomian nasional.
Lihat Juga :