Lawan Intimidasi AS, Putin dan Xi Ingin Bentuk Tatanan Dunia Baru

Rabu, 03 September 2025 - 17:05 WIB
Putin, dalam kesempatan yang sama, kembali menuding NATO dan Barat sebagai pihak yang bertanggung jawab atas perang di Ukraina. Ia menyebut kehadiran SCO sebagai wadah penting untuk memperkuat solidaritas antarnegara non-Barat dalam menghadapi tekanan geopolitik.

KTT SCO kali ini dihadiri oleh 20 pemimpin dunia, termasuk Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Perdana Menteri India Narendra Modi, Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan, Presiden Belarus Alexander Lukashenko, hingga kepala junta militer Myanmar Min Aung Hlaing. Pertemuan tersebut menegaskan peran SCO sebagai forum strategis bagi negara-negara Asia, Eurasia, dan sebagian Afrika.

Xi juga mengumumkan pembentukan Bank SCO dengan komitmen dana sebesar USD1,4 miliar yang akan disalurkan kepada negara-negara anggota dalam tiga tahun ke depan. Dana ini disebut bertujuan memperluas pengaruh organisasi tersebut, khususnya di bidang ekonomi dan pembangunan.

Hubungan antara China dan India turut mencuri perhatian. Kedua negara berjanji menyelesaikan sengketa perbatasan dan memperkuat kerja sama regional. Langkah ini dinilai sebagai pemanasan hubungan kedua negara yang sebelumnya sempat membeku.

Kedekatan antara Rusia, China, dan India pun menimbulkan spekulasi terbentuknya front baru yang menantang dominasi Barat. "Bahkan di masa-masa paling sulit, India dan Rusia tetap berdiri bahu-membahu," ujar Modi kepada Putin, dikutip The New York Times.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!