Menggusur Pemasok AS, Rusia-China Dapat Menguncang Pasar LNG Global
Minggu, 07 September 2025 - 10:05 WIB
Dipadukan dengan peningkatan pasokan lainnya, Rusia dapat menggantikan hingga setengah dari lebih dari 40 juta ton LNG yang saat ini diimpor China setiap tahun, termasuk dari AS, menurut prediksi Bloomberg.
"Mengingat bahwa China adalah importir LNG terbesar, ini akan mengubah pasar LNG secara drastis," tulis analis di AB Bernstein, sebuah perusahaan riset dan perantara Wall Street.
"Untuk proyek LNG yang masih dipertimbangkan, ini akan menjadi hal yang sangat negatif," paparnya.
Laporan tersebut mengemas perkembangan ini sebagai sinyal dari Beijing kepada Washington bahwa mereka tidak membutuhkan LNG AS untuk pertumbuhan jangka panjang. Sebuah pesan yang disampaikan saat hubungan antara kedua negara memburuk.
Ditambahkan juga bahwa China tampaknya nyaman dengan ketergantungan yang lebih dalam pada pasokan Rusia, yang diprediksi Bernstein dapat memenuhi 20% dari permintaan gasnya pada awal 2030-an, meningkat dari sekitar 10% saat ini. Minggu ini, China juga menerima pengiriman pertamanya dari proyek LNG 2 Arktik Rusia, meskipun terdapat sanksi AS.
"Mengingat bahwa China adalah importir LNG terbesar, ini akan mengubah pasar LNG secara drastis," tulis analis di AB Bernstein, sebuah perusahaan riset dan perantara Wall Street.
"Untuk proyek LNG yang masih dipertimbangkan, ini akan menjadi hal yang sangat negatif," paparnya.
Laporan tersebut mengemas perkembangan ini sebagai sinyal dari Beijing kepada Washington bahwa mereka tidak membutuhkan LNG AS untuk pertumbuhan jangka panjang. Sebuah pesan yang disampaikan saat hubungan antara kedua negara memburuk.
Ditambahkan juga bahwa China tampaknya nyaman dengan ketergantungan yang lebih dalam pada pasokan Rusia, yang diprediksi Bernstein dapat memenuhi 20% dari permintaan gasnya pada awal 2030-an, meningkat dari sekitar 10% saat ini. Minggu ini, China juga menerima pengiriman pertamanya dari proyek LNG 2 Arktik Rusia, meskipun terdapat sanksi AS.
Lihat Juga :