Prabowo Geram BUMN Rugi Malah Bagi-bagi Bonus: Brengsek Banget Ini!

Senin, 29 September 2025 - 20:16 WIB
Prabowo menegaskan akan melibatkan aparat penegak hukum untuk menindak praktik-praktik yang tidak terpuji di BUMN. Ia menyebut Kejaksaan Agung hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk mengejar para pejabat BUMN yang menyalahgunakan wewenang. "Saya mau kirim kejaksaan sama KPK. Ngejar-ngejar itu," tegas Prabowo.

Selain itu, Prabowo mengaku telah menugaskan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk melakukan pembersihan besar-besaran di tubuh BUMN. Ia menargetkan dalam kurun waktu 2 hingga 4 tahun, manajemen perusahaan pelat merah bisa kembali sehat dan profesional. "Saudara-saudara sekalian, kita kasih kesempatan BUMN dalam dua, tiga, empat tahun kita bersihkan," ucapnya.

Baca Juga: Ada Billboard Bergambar Presiden Prabowo di Tel Aviv, Dicatut Israel?

Prabowo juga menekankan agar Danantara fokus mengelola aset BUMN secara produktif. Menurutnya, perusahaan dengan tata kelola yang baik seharusnya mampu memberikan tingkat pengembalian (return) hingga 10 persen per tahun dari total aset yang dimiliki. "Dari USD1.000 miliar aset Danantara, seharusnya negara bisa mendapatkan USD100 miliar keuntungan tiap tahun," jelas Prabowo.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!