Ekspor RI hingga Agustus Tumbuh 7,72 Persen Jadi Rp3,09 Triliun, Ini Penopangnya
Rabu, 01 Oktober 2025 - 11:55 WIB
"Sektor industri pengolahan dan pertanian menjadi pendorong utama atas peningkatan kinerja ekspor non migas Januari - Agustus 2025, dengan andil sebesar 12,26 persen," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (1/10/2025).
Ia menjelaskan, ekspor industri pengolahan yang naik siginifikan yaitu minyak kelapa sawit, logam dasar bukan besi, kimia dasar organik yang bersumber dari hasil pertanian, barang perhiasan dan barang berharga serta semi konduktor dan alat elektronik lainnya.
Jika dilihat berdasarkan kawasan tujuan, ekspor nonmigas ke ASEAN mengalami peningkatan dari USD29,13 miliar, menjadi USD34,19 miliar. Sementara ke Uni Eropa (UE) naik menjadi USD12,76 miliar dari periode sebelumnya USD11,41 miliar.
Baca Juga: 63 Bulan Beruntun, BPS Catat Neraca Dagang Surplus USD4,17 Miliar per Juli 2025
Selain itu ekspor ke Amerika Serikat juga meningkat dari USD17,12 miliar menjadi USD20,62 miliar. Ekspor ke China sebagai mitra dagang utama, tumbuh dari USD37,21 miliar menjadi USD40,44 miliar.
Ia menjelaskan, ekspor industri pengolahan yang naik siginifikan yaitu minyak kelapa sawit, logam dasar bukan besi, kimia dasar organik yang bersumber dari hasil pertanian, barang perhiasan dan barang berharga serta semi konduktor dan alat elektronik lainnya.
Jika dilihat berdasarkan kawasan tujuan, ekspor nonmigas ke ASEAN mengalami peningkatan dari USD29,13 miliar, menjadi USD34,19 miliar. Sementara ke Uni Eropa (UE) naik menjadi USD12,76 miliar dari periode sebelumnya USD11,41 miliar.
Baca Juga: 63 Bulan Beruntun, BPS Catat Neraca Dagang Surplus USD4,17 Miliar per Juli 2025
Selain itu ekspor ke Amerika Serikat juga meningkat dari USD17,12 miliar menjadi USD20,62 miliar. Ekspor ke China sebagai mitra dagang utama, tumbuh dari USD37,21 miliar menjadi USD40,44 miliar.
(akr)
Lihat Juga :