Kisah Inspiratif Bang RAN, dari Jerat Utang Trading Kini Bangun Komunitas Gratis
Rabu, 15 Oktober 2025 - 11:22 WIB
Perjalanan kariernya dimulai dari bawah. Berbagai pekerjaan ia lakoni, mulai dari menjadi waiter dan pencuci piring di hotel, admin di perusahaan Astra, EDP di Indomaret, hingga banting setir menjadi pengemudi ojek online. "Saat menjadi Gojek, saya belajar banyak tentang kesabaran. Menghadapi berbagai macam karakter customer, direndahkan, bahkan orderan dibatalkan tanpa alasan yang jelas," tuturnya.
Momen saat menjadi pengemudi Gojek inilah yang menjadi pemicu perubahan besar dalam pola pikirnya. Ketika mengantar pesanan makanan dengan nominal yang fantastis, ia selalu bertanya-tanya. "Kenapa mereka bisa dengan mudah membelanjakan uang sebanyak itu, sementara saya bekerja seharian penuh hanya untuk mendapatkan Rp100-150 ribu?" kenangnya.
Dorongan untuk mencari penghasilan yang lebih baik membawanya ke dunia bisnis online. Namun, usahanya sebagai reseller dan dropshipper tak membuahkan hasil.
Pencariannya akhirnya membawanya ke dunia trading . Namun, alih-alih menjadi jalan pintas menuju kesuksesan, trading justru membawanya ke titik terendah dalam hidup.
"Apakah saya langsung berhasil? Oh, sangat tidak! Saya hancur sehancurnya. Utang di mana-mana, barang-barang bahkan tabungan habis terjual karena trading," ungkapnya jujur.
Di tengah keterpurukan itu, dukungan dari sang kekasih yang kini telah menjadi istrinya menjadi sumber kekuatan. Sebuah kalimat darinya terus terngiang, "Kalau kamu habisnya cepat di industri ini, berarti kamu ada potensi dapat duit lebih banyak dan cepat juga di industri ini."
Momen saat menjadi pengemudi Gojek inilah yang menjadi pemicu perubahan besar dalam pola pikirnya. Ketika mengantar pesanan makanan dengan nominal yang fantastis, ia selalu bertanya-tanya. "Kenapa mereka bisa dengan mudah membelanjakan uang sebanyak itu, sementara saya bekerja seharian penuh hanya untuk mendapatkan Rp100-150 ribu?" kenangnya.
Dorongan untuk mencari penghasilan yang lebih baik membawanya ke dunia bisnis online. Namun, usahanya sebagai reseller dan dropshipper tak membuahkan hasil.
Pencariannya akhirnya membawanya ke dunia trading . Namun, alih-alih menjadi jalan pintas menuju kesuksesan, trading justru membawanya ke titik terendah dalam hidup.
"Apakah saya langsung berhasil? Oh, sangat tidak! Saya hancur sehancurnya. Utang di mana-mana, barang-barang bahkan tabungan habis terjual karena trading," ungkapnya jujur.
Di tengah keterpurukan itu, dukungan dari sang kekasih yang kini telah menjadi istrinya menjadi sumber kekuatan. Sebuah kalimat darinya terus terngiang, "Kalau kamu habisnya cepat di industri ini, berarti kamu ada potensi dapat duit lebih banyak dan cepat juga di industri ini."
Lihat Juga :