Respons Aturan OJK, BRI Life Bentuk Dewan Penasihat Medis
Senin, 20 Oktober 2025 - 22:45 WIB
Menurut Aris, terdapat empat dasar pentingnya MAB bagi industri asuransi jiwa. Pertama, adalah kompleksitas industri asuransi kesehatan, yakni tingginya variasi kondisi medis pemegang polis dan risiko kesehatan yang membutuhkan pertimbangan profesional medis.
“Kedua, peran strategis MAB dalam manajemen risiko, karena dapat membantu perusahaan meminimalisasi risiko klaim tidak valid, fraud, serta memastikan fairness dalam penentuan manfaat,” kata Aris dalam keterangannya dikutip Senin (20/10/2025).
Aris melanjutkan pentingnya MAB, yang ketiga terkait regulasi dan kepatuhan, sebab adanya kewajiban dari regulator (OJK, Kementerian Kesehatan, dsb) agar perusahaan asuransi memiliki standar medis yang kuat, kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan. Dan yang terakhir, dengan keberadaan MAB di BRI Life akan meningkatkan kepercayaan customer dan memperkuat kredibilitas perusahaan dalam memberikan layanan kesehatan yang transparan dan akurat.
Penunjukan Medical Advisory Board BRI Life bukan sekadar memenuhi persyaratan, tetapi juga bagian dari strategi agar operasional bisnis tetap berkelanjutan di tengah tekanan inflasi medis dan risiko klaim tinggi. Dengan adanya rekomendasi medis independen dan pengawasan internal, perusahaan akan lebih adaptif dalam menghadapi regulasi baru, menjamin kredibilitas layanan, dan mengelola eksposur risiko secara efektif.
Aris kemudian memastikan, dalam mendukung rancangan MAB, BRI Life telah didukung system teknologi informasi (TI) yang aandal dan mumpuni, yang dilengkapi dengan kemampuan untuk mendeteksi potensi fraud yang kemungkinan terjadi.
“Kedua, peran strategis MAB dalam manajemen risiko, karena dapat membantu perusahaan meminimalisasi risiko klaim tidak valid, fraud, serta memastikan fairness dalam penentuan manfaat,” kata Aris dalam keterangannya dikutip Senin (20/10/2025).
Aris melanjutkan pentingnya MAB, yang ketiga terkait regulasi dan kepatuhan, sebab adanya kewajiban dari regulator (OJK, Kementerian Kesehatan, dsb) agar perusahaan asuransi memiliki standar medis yang kuat, kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan. Dan yang terakhir, dengan keberadaan MAB di BRI Life akan meningkatkan kepercayaan customer dan memperkuat kredibilitas perusahaan dalam memberikan layanan kesehatan yang transparan dan akurat.
Penunjukan Medical Advisory Board BRI Life bukan sekadar memenuhi persyaratan, tetapi juga bagian dari strategi agar operasional bisnis tetap berkelanjutan di tengah tekanan inflasi medis dan risiko klaim tinggi. Dengan adanya rekomendasi medis independen dan pengawasan internal, perusahaan akan lebih adaptif dalam menghadapi regulasi baru, menjamin kredibilitas layanan, dan mengelola eksposur risiko secara efektif.
Aris kemudian memastikan, dalam mendukung rancangan MAB, BRI Life telah didukung system teknologi informasi (TI) yang aandal dan mumpuni, yang dilengkapi dengan kemampuan untuk mendeteksi potensi fraud yang kemungkinan terjadi.
Lihat Juga :