Naik 8%, Uang Beredar Tembus Rp9.771 Triliun per September 2025
Jum'at, 24 Oktober 2025 - 13:28 WIB
Sementara, penyaluran kredit perbankan mencapai Rp8.051,0 triliun, tumbuh 7,2 persen yoy, juga meningkat dibandingkan 7% yoy pada Agustus 2025. Selain itu, tagihan bersih sistem moneter kepada pemerintah pusat tumbuh 6,5%, naik dari pertumbuhan bulan sebelumnya yang tercatat 5%.
Sementara itu, uang primer (M0) pada September 2025 meningkat 18,6% menjadi Rp2.152,4 triliun, jauh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Agustus 2025 yang sebesar 7,3%.
Baca Juga: BI Blak-blakan Soal Dana Pemda Parkir di Bank
Pertumbuhan uang primer ini dipicu oleh lonjakan giro bank umum di BI adjusted sebesar 37% dan uang kartal yang diedarkan sebesar 13,5%. "Berdasarkan faktor yang memengaruhinya, pertumbuhan M0 adjusted telah mempertimbangkan dampak pemberian insentif likuiditas," tulis laporan BI.
Sementara itu, uang primer (M0) pada September 2025 meningkat 18,6% menjadi Rp2.152,4 triliun, jauh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Agustus 2025 yang sebesar 7,3%.
Baca Juga: BI Blak-blakan Soal Dana Pemda Parkir di Bank
Pertumbuhan uang primer ini dipicu oleh lonjakan giro bank umum di BI adjusted sebesar 37% dan uang kartal yang diedarkan sebesar 13,5%. "Berdasarkan faktor yang memengaruhinya, pertumbuhan M0 adjusted telah mempertimbangkan dampak pemberian insentif likuiditas," tulis laporan BI.
(nng)
Lihat Juga :