Sandiaga Uno: Asia Bisa Ubah Risiko Iklim Jadi Peluang Ekonomi
Sabtu, 01 November 2025 - 14:00 WIB
Sandiaga Salahuddin Uno menilai kawasan Asia memiliki peluang besar untuk menjadi penggerak utama ekonomi hijau dan pasar karbon dunia. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - Investor Nasional, Sandiaga Salahuddin Uno menilai kawasan Asia memiliki peluang besar untuk menjadi penggerak utama ekonomi hijau dan pasar karbon dunia.
Pernyataan itu disampaikannya dalam ajang BNP Paribas Sustainable Future Forum 2025 yang digelar di Singapura.
"Asia memiliki 60 persen populasi dan keanekaragaman hayati dunia. Itu bukan kerentanan, tetapi potensi," ujar Sandiaga Uno dalam keterangan tertulis, Sabtu (1/11/2025).
Baca Juga: Dukung Kesetaraan dan Lapangan Kerja, Sandiaga Uno Resmikan Ruang Kreatif Difabel
Ia menambahkan, dengan menggabungkan inovasi, pembiayaan hijau, dan reformasi kebijakan, Asia dapat mengubah risiko iklim menjadi peluang ekonomi sekaligus menjadi mesin dekarbonisasi global.
Sandiaga menjelaskan, pasar karbon saat ini tengah bergerak dari sekadar komitmen menuju kinerja nyata. Kawasan Asia-Pasifik, kata dia, kini menyumbang lebih dari 60 persen permintaan dan pasokan global di pasar karbon.
Pernyataan itu disampaikannya dalam ajang BNP Paribas Sustainable Future Forum 2025 yang digelar di Singapura.
"Asia memiliki 60 persen populasi dan keanekaragaman hayati dunia. Itu bukan kerentanan, tetapi potensi," ujar Sandiaga Uno dalam keterangan tertulis, Sabtu (1/11/2025).
Baca Juga: Dukung Kesetaraan dan Lapangan Kerja, Sandiaga Uno Resmikan Ruang Kreatif Difabel
Ia menambahkan, dengan menggabungkan inovasi, pembiayaan hijau, dan reformasi kebijakan, Asia dapat mengubah risiko iklim menjadi peluang ekonomi sekaligus menjadi mesin dekarbonisasi global.
Sandiaga menjelaskan, pasar karbon saat ini tengah bergerak dari sekadar komitmen menuju kinerja nyata. Kawasan Asia-Pasifik, kata dia, kini menyumbang lebih dari 60 persen permintaan dan pasokan global di pasar karbon.
Lihat Juga :