PSBB Jakarta Dadakan, Pengusaha: Kita Tak Ingin Serahkan Nyawa kepada Keadaan

Senin, 14 September 2020 - 14:50 WIB
Pengusaha menyebutkan bahwa PSBB Jilid II di Jakarta terbilang dadakan, namun mereka menegaskan menolak menyerahkan nyawa untuk kemudian bangkrut kepada keadaan. Foto/Dok
JAKARTA - Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta yang mulai berlaku hari ini disebut diputuskan secara mendadak. Hal itu dilakukan karena Pemprov DKI Jakarta menarik rem darurat akibat dari peningkatan angka penyebaran Covid-19.

(Baca Juga: Menko Airlangga: Jangan Bilang Sistem Kesehatan Kita Bangkrut )



Ketua Bidang Kebijakan Publik Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) , Sutrisno Iwantono menyebut, efek dari keputusan PSBB yang mendadak ini tentu memberikan dampak sangat signifikan. Dimana pastikan bakal terjadi penurunan dari sisi produksi dan pendapatan.

"Namun, yang namanya pengusaha harus hidup dalam kondisi apa pun, tentu kita tidak ingin menyerahkan nyawa kita kemudian bangkrut kepada keadaan, jadi pasti kita harus hidup dan berjuang semaksimum mungkin dan tidak mungkin lagi kita gantungkan ke orang lain," ujar Iwan dalam acara Market Review IDX Channel, Senin (14/9/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!