Purbaya Ngotot Tak Mau Bayar Utang Whoosh Pakai APBN, Putusan Ada di Prabowo

Jum'at, 14 November 2025 - 17:15 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. FOTO/Anggie Ariesta
JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa secara pribadi ia tidak ingin Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dilibatkan sebagai solusi untuk menangani persoalan utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh.

Meski demikian, Purbaya mengakui bahwa pimpinan tertinggi, yakni Presiden Prabowo Subianto, telah memastikan bahwa pemerintah akan menyelesaikan masalah utang tersebut. "Kalau saya mending nggak bayar. Tapi itu kan ada kebijakan pemimpin di atas ya, tapi ini belum putus," ujar Purbaya di kantornya, Jumat (14/11/2025).



Baca Juga: Soal Redenominasi Rupiah, Purbaya: Itu Urusan BI, Jangan Gue yang Digebukin Terus!

Purbaya menjelaskan, opsi yang saat ini tengah dikaji adalah kemungkinan pemerintah turut menanggung beban utang, namun terbatas pada aspek infrastruktur seperti rel, bukan pada komponen rolling stock yang meliputi kereta maupun stasiun.

"Rolling stok-nya bukan kita yang nanggung, tapi kita belum sampai kesimpulan detailnya seperti apa. Jangan sampai saya rugi-rugi amat tapi kita lihat yang terbaik buat keuangan negara," tegasnya.

Sebagai informasi, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) akan berbagi tugas dengan pemerintah dalam menyelesaikan persoalan utang KCJB. Chief Operating Officer Dony Oskaria menyampaikan bahwa Danantara akan fokus pada operasional, sementara pemerintah menangani sektor infrastruktur. Hal ini telah disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!