Kilang LPG Cilamaya Siap Beroperasi, Perkuat Program Substitusi Impor dan Ketahanan Energi
Kamis, 20 November 2025 - 11:33 WIB
Demi mendukung operasional fasilitas tersebut, pengembang memilih bekerja sama dengan PT PLN (Persero) untuk pemenuhan kebutuhan listrik sebesar 3.465 KVA per hari. Nilai transaksi berlangganan listrik mencapai Rp74,16 juta per hari, yang dinilai lebih efisien dan ramah lingkungan dibandingkan membangun pembangkit mandiri.
"Penggunaan jaringan listrik nasional adalah bentuk dukungan terhadap infrastruktur kelistrikan yang telah tersedia, sekaligus sejalan dengan kebijakan pemerintah," kata Hidayat.
Partisipasi investasi swasta nasional dalam pembangunan kilang ini mencerminkan kepercayaan pelaku industri terhadap arah kebijakan pemerintah di sektor energi. Selain mendukung substitusi impor LPG, proyek ini juga menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas pasokan energi nasional.
"Dengan begitu, inisiatif-inisiatif serupa dapat terus tumbuh dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional maupun kesejahteraan masyarakat luas," pungkasnya.
"Penggunaan jaringan listrik nasional adalah bentuk dukungan terhadap infrastruktur kelistrikan yang telah tersedia, sekaligus sejalan dengan kebijakan pemerintah," kata Hidayat.
Partisipasi investasi swasta nasional dalam pembangunan kilang ini mencerminkan kepercayaan pelaku industri terhadap arah kebijakan pemerintah di sektor energi. Selain mendukung substitusi impor LPG, proyek ini juga menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas pasokan energi nasional.
"Dengan begitu, inisiatif-inisiatif serupa dapat terus tumbuh dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional maupun kesejahteraan masyarakat luas," pungkasnya.
(nng)
Lihat Juga :