PLN Dorong Wirausaha Muda Melalui Akselerasi UMKM di INACRAFT 2025
Jum'at, 21 November 2025 - 17:15 WIB
Sebanyak tujuh UMKM binaan PLN berpartisipasi dalam program ini setelah melalui proses kurasi dan bimbingan teknis selama satu bulan penuh. Mereka adalah Hijab Auli Mustlima dan Rayama Batik dari HUB UMK Banten, serta Limittes ID, D’Craft Indonesia, Tikaetnika, Prau Handmade, dan Made By DE dari HUB UMK Jakarta. Masing-masing menampilkan karya yang mengangkat nilai budaya dan keberlanjutan dengan sentuhan desain modern yang merepresentasikan semangat generasi muda dalam mengembangkan ekonomi kreatif nasional.
Ketua Yayasan Cahaya Pelita Karya (YCPK), Chrestianza Ulfia Kuswana mengatakan, bahwa kolaborasi ini bukan sekadar ajang pameran, tetapi juga bagian dari proses pembinaan berkelanjutan untuk memperkuat daya saing produk lokal di pasar global.
“Melalui program akselerasi ini, PLN tidak hanya memberikan energi listrik, tetapi juga energi semangat bagi UMKM untuk terus berkembang. PLN ingin pelaku usaha muda mampu membangun merek yang kuat, berdaya saing, dan membawa nilai budaya Indonesia ke kancah global,” ujar Chrestianza.
Dalam pelaksanaannya, PLN menggandeng YCPK sebagai mitra utama yang berperan dalam pendampingan branding, kurasi, serta pendampingan persiapan menuju pameran bagi peserta. Sebelum pameran, para UMKM mendapatkan pembekalan intensif seputar promosi daring, fotografi produk, dan pengelolaan toko digital agar siap menghadapi pasar yang semakin kompetitif.
Selama INACRAFT berlangsung, booth PLN menjadi pusat aktivitas interaktif. Pengunjung dapat mengikuti games menarik, menyaksikan talkshow produk, hingga berpartisipasi dalam hybrid flash sale bersama para KOL dan influencer dari jaringan GETI Incubator. Melalui kolaborasi ini, PLN juga memfasilitasi business matching antara peserta dan calon pembeli potensial dari kalangan agen, retailer, dan distributor besar.
Ketua Yayasan Cahaya Pelita Karya (YCPK), Chrestianza Ulfia Kuswana mengatakan, bahwa kolaborasi ini bukan sekadar ajang pameran, tetapi juga bagian dari proses pembinaan berkelanjutan untuk memperkuat daya saing produk lokal di pasar global.
“Melalui program akselerasi ini, PLN tidak hanya memberikan energi listrik, tetapi juga energi semangat bagi UMKM untuk terus berkembang. PLN ingin pelaku usaha muda mampu membangun merek yang kuat, berdaya saing, dan membawa nilai budaya Indonesia ke kancah global,” ujar Chrestianza.
Dalam pelaksanaannya, PLN menggandeng YCPK sebagai mitra utama yang berperan dalam pendampingan branding, kurasi, serta pendampingan persiapan menuju pameran bagi peserta. Sebelum pameran, para UMKM mendapatkan pembekalan intensif seputar promosi daring, fotografi produk, dan pengelolaan toko digital agar siap menghadapi pasar yang semakin kompetitif.
Selama INACRAFT berlangsung, booth PLN menjadi pusat aktivitas interaktif. Pengunjung dapat mengikuti games menarik, menyaksikan talkshow produk, hingga berpartisipasi dalam hybrid flash sale bersama para KOL dan influencer dari jaringan GETI Incubator. Melalui kolaborasi ini, PLN juga memfasilitasi business matching antara peserta dan calon pembeli potensial dari kalangan agen, retailer, dan distributor besar.
Lihat Juga :