Masuk Lewat Batam, 40,4 Ton Beras hingga 4,5 Ton Gula Ilegal Disegel Kementan

Selasa, 25 November 2025 - 14:39 WIB
Aparat juga menahan lima anak buah kapal untuk pemeriksaan lebih lanjut. Amran menyebut barang-barang tersebut diduga berasal dari Thailand dan dibawa masuk melalui area Free Trade Zone (FTZ) Batam. Ia menekankan bahwa praktik penyelundupan dapat mengganggu upaya pemerintah dalam menjaga kemandirian pangan.

“Bukan nilai 40 tonnya tetapi yang kita harus jaga adalah semangat petani kita untuk tanam, jangan sampai petani kita yang ada 115 juta rusak motivasinya,” ucapnya.

Baca Juga: Tanpa Bayar Denda, 1.600 Kontainer Beras Impor Bisa Dianggap Ilegal

Menteri Pertanian itu juga menyoroti adanya minyak goreng ilegal dalam muatan tersebut. Ia mengingatkan, bahwa Indonesia merupakan salah satu produsen minyak goreng terbesar di dunia sehingga temuan tersebut menjadi perhatian.

“Kita produsen terbesar dunia tetapi ilegal masuk minyak goreng. Sekali lagi kita produsen terbesar dunia tetapi kenapa ada minyak goreng masuk, ini menjadi perhatian kita semua,” tegasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!