Pengguna QRIS di Jakarta Capai 6,1 Juta, Kuasai 40% Pangsa Nasional

Sabtu, 29 November 2025 - 11:49 WIB
Dengan perkembangan tersebut, BI memperkirakan ekonomi Jakarta akan tumbuh pada kisaran 4,6–5,4% (yoy) sepanjang 2025 dengan inflasi tetap terkendali pada sasaran 2,5 ± 1%. Untuk mencapai proyeksi itu, BI DKI Jakarta mengimplementasikan program Simfoni Jakarta yang terdiri dari Protect Jakarta, Connect Jakarta, dan Forward Jakarta.

Protect Jakarta diarahkan untuk memperkuat ketahanan ekonomi melalui stabilitas harga dan keamanan sistem pembayaran. Connect Jakarta menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, perbankan, investor, akademisi, dan media. Sementara Forward Jakarta mendorong inovasi digital, termasuk penguatan layanan transportasi publik dan pengembangan UMKM berdaya saing.

Dia menjelaskan, capaian tersebut menunjukkan ketangguhan ekonomi Jakarta di tengah ketidakpastian global, mulai dari transisi pemerintahan AS hingga tekanan geopolitik. Menurut dia, kombinasi kebijakan moneter yang akomodatif, pesatnya ekonomi digital, dan keberlanjutan proyek strategis nasional turut menjaga stabilitas ekonomi.

Baca Juga: QRIS Bisa Dipakai di China dan Korsel Mulai Tahun Depan, BI Kejar India dan Arab

Ia menuturkan, perekonomian Jakarta tetap tumbuh solid sepanjang 2025 dengan laju pertumbuhan sekitar 5% pada tiga triwulan pertama. Kinerja ini didorong oleh konsumsi rumah tangga dan pemerintah, intensitas kegiatan MICE dan berbagai event, serta percepatan realisasi belanja pemerintah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!