Mendorong Transformasi Digital Underwriting Asuransi Jiwa lewat Implementasi AI

Selasa, 02 Desember 2025 - 23:39 WIB
Proses tersebut dilakukan melalui teknologi analisis video wajah yang dapat menentukan 28 parameter kesehatan dalam waktu singkat. “Jika menggunakan medical check-up manual, bisa memakan waktu berhari-hari, bahkan lebih dari satu minggu. Dengan AI, cukup tiga menit hasil sudah bisa terlihat,” tambahnya.



Teknologi ini telah digunakan oleh salah satu perusahaan asuransi jiwa multinasional dan telah diterapkan di Thailand serta Vietnam. Seleris menargetkan ekspansi ke pasar global dalam waktu dekat.

Dengan adanya kerja sama ini, Ia optimistis AJB Bumiputera 1912 akan memperoleh hasil underwriting yang lebih baik dan mampu mengurangi potensi terjadinya fraud di masa depan. “Potensi fraud dapat dimitigasi lebih cepat. Ini langkah penting untuk memperkuat kesehatan industri asuransi jiwa,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Asuransi Kumpulan AJB Bumiputera 1912, Hairudin Harun menyampaikan, bahwa seleksi risiko merupakan elemen paling krusial dalam industri asuransi jiwa. “Asuransi adalah perusahaan yang menerima transfer risiko. Risiko yang ditransfer dari pemegang polis harus kami kelola dengan baik, dan itu membutuhkan proses mitigasi yang ketat,” ujarnya.

Menurut Hairudin, proses seleksi risiko selama ini memerlukan sumber daya manusia dan biaya pendukung yang tidak sedikit, baik bagi perusahaan maupun pemegang polis. Karena itu, teknologi Seleris dinilai menjadi terobosan penting dalam meningkatkan efisiensi biaya sekaligus mempercepat layanan kepada masyarakat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!