Perluas Edukasi Crypto ke Industri Travel
Jum'at, 05 Desember 2025 - 17:28 WIB
Industri crypto dalam negeri terus mencatatkan pertumbuhan positif, Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Oktober 2025, nilai transaksi dalam satu bulan naik 27,64% atau mencapai Rp49,28 triliun. Jumlah investornya juga ikut tumbuh secara konsisten, di mana per September terdapat 18,61 juta investor crypto Indonesia.
Baca Juga: Sasar Kalangan Profesional, Edukasi Crypto Goes to Office
Di samping itu, industri crypto dengan industri travel juga memiliki keterkaitan, di mana menurut Investopedia, ada istilah crypto tourism yang dipopulerkan sejak tahun 2017. Crypto tourism mengacu kepada pengalaman perjalanan turis ke negara-negara yang ramah terhadap penggunaan konsep crypto dan teknologi blockchain. Tren ini menunjukkan bagaimana inovasi di dunia crypto mulai memengaruhi preferensi dan pengalaman perjalanan wisatawan di berbagai negara.
“Crypto itu sifatnya universal dan bisa masuk ke berbagai lintas industri tak terkecuali industri travel. Fokus kami sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) adalah mengambil tanggung jawab untuk memperluas edukasi ke seluruh masyarakat Indonesia dengan berbagai latar belakang industri mengenai aset crypto dan teknologi blockchain, baik itu manfaatnya serta risiko-risiko yang ada,” tutup Timo.
Baca Juga: Sasar Kalangan Profesional, Edukasi Crypto Goes to Office
Di samping itu, industri crypto dengan industri travel juga memiliki keterkaitan, di mana menurut Investopedia, ada istilah crypto tourism yang dipopulerkan sejak tahun 2017. Crypto tourism mengacu kepada pengalaman perjalanan turis ke negara-negara yang ramah terhadap penggunaan konsep crypto dan teknologi blockchain. Tren ini menunjukkan bagaimana inovasi di dunia crypto mulai memengaruhi preferensi dan pengalaman perjalanan wisatawan di berbagai negara.
“Crypto itu sifatnya universal dan bisa masuk ke berbagai lintas industri tak terkecuali industri travel. Fokus kami sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) adalah mengambil tanggung jawab untuk memperluas edukasi ke seluruh masyarakat Indonesia dengan berbagai latar belakang industri mengenai aset crypto dan teknologi blockchain, baik itu manfaatnya serta risiko-risiko yang ada,” tutup Timo.
(akr)
Lihat Juga :