Kinerja PGN di Semester I/2020 Terbebani Tak Cuma Soal Triple Down Effect
Selasa, 15 September 2020 - 15:38 WIB
"Ketidakharmonisan itu terasa kental ketika rapat-rapat BOD dengan BOC digelar, akibatnya banyak program-program jalan ditempat," ujar Yusri.
(Baca Juga: Tahun 2022, PGN Akan Nyemplung ke Bisnis Petrokimia )
Yusri menambahkan, kehadiran dua figur itu bukannya membuat organisasi itu semakin solid dalam membawa visi dan misi perusahaan semakin baik, tetapi malah ada kesan mereka hanya membawa agenda masing-masing. Faktor lain menghambat PGN adalah masalah Proyek Pergantian Pipa Rokan sepanjang 367 km melalui anak perusahannya PT Pertagas, proyek tersebut berada di wilayah kerja Rokan.
"Banyak kabarbahwa ada intervensi PT Pertagas untuk melakukan penunjukan ke PT Ishar Gas. Proyek Pergantian Pipa Rokan merupakan proyek dengan nilai keekonomian tinggi karena Rokan merupakan tulang punggung penghasil minyak di Indonesia. Tahun lalu Blok Rokan membukukan realisasi lifting tahun lalu yang sebesar 190.000 barel per hari," terang Yusri.
(Baca Juga: Tahun 2022, PGN Akan Nyemplung ke Bisnis Petrokimia )
Yusri menambahkan, kehadiran dua figur itu bukannya membuat organisasi itu semakin solid dalam membawa visi dan misi perusahaan semakin baik, tetapi malah ada kesan mereka hanya membawa agenda masing-masing. Faktor lain menghambat PGN adalah masalah Proyek Pergantian Pipa Rokan sepanjang 367 km melalui anak perusahannya PT Pertagas, proyek tersebut berada di wilayah kerja Rokan.
"Banyak kabarbahwa ada intervensi PT Pertagas untuk melakukan penunjukan ke PT Ishar Gas. Proyek Pergantian Pipa Rokan merupakan proyek dengan nilai keekonomian tinggi karena Rokan merupakan tulang punggung penghasil minyak di Indonesia. Tahun lalu Blok Rokan membukukan realisasi lifting tahun lalu yang sebesar 190.000 barel per hari," terang Yusri.
(akr)
Lihat Juga :