Panas Bumi Punya Prospek Besar, Pengamat: Pemerintah Perlu Ambil Peran Lebih untuk Eksplorasi

Kamis, 11 Desember 2025 - 13:57 WIB
Meski prospeknya besar, Fabby menilai pengembangan panas bumi masih menghadapi tantangan waktu, karena satu proyek pembangkit berkapasitas 100 MW dapat membutuhkan 10–12 tahun hingga beroperasi. Untuk mengejar target 5,2 GW, menurutnya, pemerintah perlu menerapkan pendekatan baru yang lebih progresif, terutama pada fase eksplorasi.

Fabby menilai, pemerintah seharusnya mengambil peran lebih besar pada fase eksplorasi agar risiko dan biaya yang selama ini menjadi hambatan dapat ditekan. “Kalau punya target besar, pemerintah yang perlu mengeluarkan dana untuk eksplorasi panas bumi,” kata Fabby.

Kemudian, kata dia, pemerintah juga dapat menunjuk perusahaan tingkat global yang bisa melakukan eksplorasi dengan biaya murah dan risiko rendah.

Baca Juga : Bahlil Bakal Jatuhi Denda Rp6,5 Miliar Bagi Pelanggar Penambangan di Kawasan Hutan

“Yang dilelang kemudian cadangan terbuktinya. Jadi, sudah dibor dan ketemu dan bisa dikembangkan. Kalau dari awal, nanti banyak masalah dan lama. Pemerintah perlu ke sana, misal pakai Danantara,” ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!