Chevron Kolaborasi Tingkatkan Produktivitas Petambak Udang di Berau

Kamis, 18 Desember 2025 - 09:37 WIB
Dalam implementasinya, para petambak mengikuti pelatihan field school dengan 15 modul pembelajaran, mulai dari pemetaan ekosistem hingga perencanaan usaha akuakultur, yang dilanjutkan dengan program training of trainers agar pengetahuan dapat diwariskan di tingkat komunitas. Inovasi pembenihan udang juga diterapkan untuk meningkatkan kualitas benih dan menekan risiko kematian dini.

Hasilnya, petambak di Pegat Batumbuk dan Tabalar Muara mampu mencapai produksi setara dengan tambak yang lebih luas, sehingga mengurangi tekanan pembukaan hutan mangrove. Panen yang lebih konsisten mendorong peningkatan pendapatan rumah tangga hampir 50% pada periode 2022–2025, serta kenaikan pendapatan langsung petambak hingga 12% pada 2023–2025.

Baca Juga: Genjot Pertumbuhan Ekonomi, Menteri Trenggono Akan Bangun Tambak Udang Terintegrasi di Sumbawa

Dampak sosial ekonomi turut diperkuat melalui pembentukan tiga koperasi usaha yang melibatkan 53 perempuan. Koperasi ini mengolah hasil tambak menjadi produk bernilai tambah, seperti terasi dan stik kepiting, dengan dukungan sistem tenaga surya berkapasitas 5 kWp yang memungkinkan peningkatan skala produksi dan pendapatan kolektif sekitar Rp40 juta per bulan.

Selama tiga tahun, Program MESTI telah diterapkan pada lahan percontohan seluas 110 hektare dan kini dilanjutkan secara mandiri oleh masyarakat. Program ini menjadi contoh bahwa kolaborasi pemerintah, masyarakat, organisasi nirlaba, dan sektor swasta dapat mendorong pertumbuhan ekonomi pesisir sekaligus memulihkan ekosistem mangrove secara berkelanjutan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!