Anindya Bakrie Bertemu Purbaya Bahas Strategi Hilirisasi Semikonduktor

Jum'at, 19 Desember 2025 - 14:45 WIB
Di sektor elektronik, Anindya mengungkapkan bahwa Indonesia mulai merambah industri semikonduktor melalui hilirisasi silika. Namun, kendala utama yang dihadapi adalah ketersediaan tenaga ahli atau insinyur. Kadin mengusulkan kolaborasi dengan LPDP dan Kementerian Pendidikan untuk mencetak SDM yang mampu mengisi kebutuhan industri bernilai tambah tinggi tersebut.

Ketua Umum HIMKI, Abdul Sobur, yang turut hadir, menekankan pentingnya fasilitas modal murah untuk mendorong pertumbuhan ekspor mebel menuju target 6 miliar dolar AS. Salah satu usulan konkretnya adalah peningkatan volume pendanaan melalui Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).

"Misalnya melalui LPEI, tadi ditegaskan, kita dapat kurang lebih sekitar 6 persen. Namun, volumenya dinaikin. Saat ini baru 200 miliar, mungkin kita nanti 16 triliun ya untuk bisa mendorong pertumbuhan ke 6 miliar dolar dari saat ini," papar Abdul Sobur.

Wakil Ketua Umum Kadin, Shinta Kamdani menambahkan bahwa pemerintah harus hadir dalam pengembangan riset dan desain (R&D). “Insentif-insentif apa yang bisa diberikan juga untuk pengembangan teknologi ini. Karena jelas, pemerintah juga harus hadir, tidak bisa mengandalkan hanya dari pelaku usaha," tegas Shinta.

Menanggapi kekhawatiran terkait pasar ekspor furnitur yang 54 persen hingga 60 persen tujuannya adalah Amerika Serikat, Kadin mendorong percepatan diversifikasi pasar. Langkah ini diambil sebagai antisipasi terhadap dinamika kebijakan dagang global.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!