AS Rancang Gaza Jadi Resor Futuristik Senilai Rp1.878 Triliun, Rencana Rekonstruksi 20 Tahun

Senin, 22 Desember 2025 - 20:57 WIB
Kushner dan Witkoff dilaporkan telah mempresentasikan draf proyek ini kepada calon investor dan sejumlah pemerintah asing, termasuk negara-negara Teluk, Turki, dan Mesir. Tim penyusun juga melibatkan pejabat Israel, sektor swasta, serta kontraktor internasional dalam penyusunan proposal selama sekitar 45 hari terakhir.

Baca Juga: Perang Thailand-Kamboja Meluas dari Darat ke Laut, Ini Analisisnya

Namun, dokumen tersebut menuai kritik karena tidak menjelaskan secara rinci di mana sekitar dua juta warga Palestina akan tinggal selama proses rekonstruksi berlangsung. Selain itu, tidak ada kejelasan mengenai perusahaan yang akan terlibat dalam pembangunan kembali Gaza.

Proposal itu juga secara eksplisit menyebut bahwa rekonstruksi hanya dapat berjalan jika Hamas melucuti dan menonaktifkan seluruh persenjataan serta jaringan terowongan. Sejumlah pejabat AS meragukan kelayakan rencana tersebut, seiring kekhawatiran negara donor untuk membiayai proyek besar di tengah risiko konflik berulang, sementara perkiraan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut kebutuhan pemulihan Gaza mencapai sekitar USD70 miliar dengan tingkat kerusakan mencapai 84 persen.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!