Pulihkan Pascabanjir Sumatera, Brantas Abipraya Berkontribusi Bangun Hunian Sementara
Sabtu, 27 Desember 2025 - 20:21 WIB
Dijelaskannya lagi, lewat pembangunan ini Brantas Abipraya menegaskan komitmennya untuk melayani sepenuh hati dengan bekerja 24 jam tanpa henti untuk masyarakat terdampak bencana. Perusahaan mengerahkan seluruh sumber daya, alat berat, serta tenaga kerja guna mempercepat pemulihan pascabencana melalui pembangunan Huntara, sekaligus memastikan aktivitas dan kehidupan masyarakat dapat kembali berjalan normal dalam waktu sesingkat-singkatnya.
Chief Operating Officer Danantara Indonesia sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria menyampaikan, bahwa langkah tersebut merupakan wujud komitmen BUMN dalam memastikan proses pemulihan berjalan cepat, terkoordinasi, dan berkelanjutan. Baca Juga: Jumlah Rumah Terdampak Banjir Sumatera Tembus 139 Ribu, Rusak Berat hingga Hanyut
Dukungan yang diberikan mencakup pemulihan infrastruktur telekomunikasi, penyediaan air bersih, pengerahan alat berat, serta pelibatan ribuan tenaga kerja untuk kegiatan pembersihan dan pemulihan wilayah terdampak, termasuk di Aceh Tamiang .
Senada dengan hal tersebut, SVP Divisi Operasi 3 Brantas Abipraya, Syafriandy menambahkan, bahwa seluruh jajaran operasional siap bekerja 24 jam tanpa henti sesuai arahan manajemen puncak. Ia menegaskan, bahwa penyelesaian pembangunan Huntara menjadi prioritas utama, sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan dalam mendukung percepatan pemulihan dan pemulangan kehidupan masyarakat terdampak ke kondisi yang lebih layak dan aman.
Chief Operating Officer Danantara Indonesia sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria menyampaikan, bahwa langkah tersebut merupakan wujud komitmen BUMN dalam memastikan proses pemulihan berjalan cepat, terkoordinasi, dan berkelanjutan. Baca Juga: Jumlah Rumah Terdampak Banjir Sumatera Tembus 139 Ribu, Rusak Berat hingga Hanyut
Dukungan yang diberikan mencakup pemulihan infrastruktur telekomunikasi, penyediaan air bersih, pengerahan alat berat, serta pelibatan ribuan tenaga kerja untuk kegiatan pembersihan dan pemulihan wilayah terdampak, termasuk di Aceh Tamiang .
Senada dengan hal tersebut, SVP Divisi Operasi 3 Brantas Abipraya, Syafriandy menambahkan, bahwa seluruh jajaran operasional siap bekerja 24 jam tanpa henti sesuai arahan manajemen puncak. Ia menegaskan, bahwa penyelesaian pembangunan Huntara menjadi prioritas utama, sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan dalam mendukung percepatan pemulihan dan pemulangan kehidupan masyarakat terdampak ke kondisi yang lebih layak dan aman.
(akr)
Lihat Juga :