Sanksi AS Dicuekin, Minyak Rusia Bakal Terus Mengalir ke India
Minggu, 28 Desember 2025 - 08:53 WIB
Baca Juga: 25 Tahun Lagi, India Bakal Menjadi Konsumen Minyak Terbesar di Dunia
Negara-negara Barat telah berulang kali menargetkan Rusia. Presiden AS Donald Trump sempat mengumumkan tarif 25% terhadap India pada bulan Agustus sebagai hukuman atas pembelian minyak Rusia, dengan alasan perdagangan tersebut memperpanjang konflik Ukraina.
Namun New Delhi telah menepis kritikan terkait perdagangan dengan Moskow, dengan mengatakan bahwa kebijakan energinya didorong oleh kepentingan nasional. Kurang lebih pada waktu yang sama, UE (Uni Eropa) juga memberlakukan paket sanksi ke-19 yang menargetkan ‘armada bayangan’ Rusia.
Moskow menyatakan bahwa ancaman sanksi atau tarif terhadap mitranya melanggar hak kedaulatan mereka.
Negara-negara Barat telah berulang kali menargetkan Rusia. Presiden AS Donald Trump sempat mengumumkan tarif 25% terhadap India pada bulan Agustus sebagai hukuman atas pembelian minyak Rusia, dengan alasan perdagangan tersebut memperpanjang konflik Ukraina.
Namun New Delhi telah menepis kritikan terkait perdagangan dengan Moskow, dengan mengatakan bahwa kebijakan energinya didorong oleh kepentingan nasional. Kurang lebih pada waktu yang sama, UE (Uni Eropa) juga memberlakukan paket sanksi ke-19 yang menargetkan ‘armada bayangan’ Rusia.
Moskow menyatakan bahwa ancaman sanksi atau tarif terhadap mitranya melanggar hak kedaulatan mereka.
(akr)
Lihat Juga :