Temuan Migas Baru di Wilayah Kerja Mahakam Menutup Tahun 2025
Rabu, 31 Desember 2025 - 23:59 WIB
Baca Juga: Pertamina EP Temukan Potensi Migas Baru di Sumur South Akasia Cinta
Pencapaian luar biasa sumur BNG-064 diikuti oleh penemuan sumur baru BNG-067 di Area North West Benuang. Sumur ini berhasil mencatatkan produksi minyak 660,34 BOPD atau 440% dari target awal pemboran sebesar 150 BOPD.
Sumur BNG-067 juga menghasilkan gas sebesar 0,807 MMSCFD atau 207% dari target pengusulan 0,39 MMSCFD. Keberhasilan pengeboran sumur eksplorasi di onshore Jawa Barat (EPN-002) juga menjadi catatan penting bagi kinerja Subholding Upstream Pertamina di tahun 2025.
Keberhasilan eksplorasi di tahun 2025 ini melengkapi pencapaian kinerja eksplorasi di tahun 2024 lalu, dimana PHE mencatatkan penemuan sumber daya inplace gas bumi sebesar lebih dari 1.8 triliun kaki kubik (TCF) atau hampir setara 320 juta barel minyak (MMBOE) dari penemuan eksplorasi di wilayah Sulawesi Tengah. Temuan eksplorasi tersebut berasal dari penemuan gas di struktur Wolai-East Wolai, Morea, dan terbaru dari struktur Tedong yang dibor tahun 2024.
PHE akan terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). PHE juga senantiasa berkomitmen Zero Tolerance on Bribery dengan memastikan pencegahan atas fraud dan memastikan perusahaan bersih dari penyuapan. Salah satunya dengan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah terstandardisasi ISO 37001:2016.
Pencapaian luar biasa sumur BNG-064 diikuti oleh penemuan sumur baru BNG-067 di Area North West Benuang. Sumur ini berhasil mencatatkan produksi minyak 660,34 BOPD atau 440% dari target awal pemboran sebesar 150 BOPD.
Sumur BNG-067 juga menghasilkan gas sebesar 0,807 MMSCFD atau 207% dari target pengusulan 0,39 MMSCFD. Keberhasilan pengeboran sumur eksplorasi di onshore Jawa Barat (EPN-002) juga menjadi catatan penting bagi kinerja Subholding Upstream Pertamina di tahun 2025.
Keberhasilan eksplorasi di tahun 2025 ini melengkapi pencapaian kinerja eksplorasi di tahun 2024 lalu, dimana PHE mencatatkan penemuan sumber daya inplace gas bumi sebesar lebih dari 1.8 triliun kaki kubik (TCF) atau hampir setara 320 juta barel minyak (MMBOE) dari penemuan eksplorasi di wilayah Sulawesi Tengah. Temuan eksplorasi tersebut berasal dari penemuan gas di struktur Wolai-East Wolai, Morea, dan terbaru dari struktur Tedong yang dibor tahun 2024.
PHE akan terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). PHE juga senantiasa berkomitmen Zero Tolerance on Bribery dengan memastikan pencegahan atas fraud dan memastikan perusahaan bersih dari penyuapan. Salah satunya dengan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah terstandardisasi ISO 37001:2016.
(akr)
Lihat Juga :