India Pangkas Impor, Ratusan Ribu Barel Minyak Rusia Terombang-ambing di Laut
Kamis, 15 Januari 2026 - 07:51 WIB
AS telah menggandakan tarif impor barang India menjadi 50%, dengan 25% secara khusus terkait impor minyak Rusia. Senator Lindsey Graham mengumumkan bulan ini bahwa Trump telah mendukung undang-undang yang bisa memberlakukan tarif hingga 500% terhadap negara-negara yang membeli energi Rusia.
Baca Juga: Iran Tutup Wilayah Udaranya, Serangan AS Dilaporkan Segera Terjadi
Pendapatan ekspor bahan bakar fosil bulanan Rusia turun 2% pada Desember menjadi sekitar 500 juta euro per hari, angka terendah kedua sejak invasi skala penuh ke Ukraina dimulai pada Februari 2022, menurut CREA. Harga minyak mentah Urals Rusia turun tajam, dengan Bloomberg memperkirakan jenis tersebut jatuh di bawah 35 dolar AS per barel di tengah tekanan sanksi yang meningkat.
Situasi ini memaksa kapal tangki menghabiskan lebih banyak waktu di laut. Waktu tempuh rata-rata untuk minyak mentah ESPO yang dikirim dari pelabuhan Pasifik Rusia Kozmino ke pelabuhan China naik menjadi lebih dari 12 hari untuk kapal yang dimuat pada November, dibandingkan hanya sedikit lebih dari delapan hari pada Agustus. Beberapa kapal berlabuh selama berminggu-minggu menunggu pembongkaran kargo, sementara yang lain mengambil rute lebih panjang mengelilingi Tanjung Harapan untuk menghindari pengawasan.
Baca Juga: Iran Tutup Wilayah Udaranya, Serangan AS Dilaporkan Segera Terjadi
Pendapatan ekspor bahan bakar fosil bulanan Rusia turun 2% pada Desember menjadi sekitar 500 juta euro per hari, angka terendah kedua sejak invasi skala penuh ke Ukraina dimulai pada Februari 2022, menurut CREA. Harga minyak mentah Urals Rusia turun tajam, dengan Bloomberg memperkirakan jenis tersebut jatuh di bawah 35 dolar AS per barel di tengah tekanan sanksi yang meningkat.
Situasi ini memaksa kapal tangki menghabiskan lebih banyak waktu di laut. Waktu tempuh rata-rata untuk minyak mentah ESPO yang dikirim dari pelabuhan Pasifik Rusia Kozmino ke pelabuhan China naik menjadi lebih dari 12 hari untuk kapal yang dimuat pada November, dibandingkan hanya sedikit lebih dari delapan hari pada Agustus. Beberapa kapal berlabuh selama berminggu-minggu menunggu pembongkaran kargo, sementara yang lain mengambil rute lebih panjang mengelilingi Tanjung Harapan untuk menghindari pengawasan.
(nng)
Lihat Juga :