5 Modal Mendorong Penguatan Sistem Ekonomi Domestik

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:51 WIB
Sementara itu Ketua Bidang Ketenagakerjaan APINDO, Bob Azam menyampaikan, bahwa dari survei APINDO saat ini 67% pengusaha belum siap untuk ekspansi, sementara sekitar 50% sudah mengurangi pekerja. Dalam keadaan seperti ini pastinya pendapatan pajak akan berkurang.

Dalam keadaan seperti ini Bob semakin heran mengapa impor barang jadi malah dipermudah yang justru membanjiri pasar dalam negeri. Tapi sebaliknya impor barang untuk keperluan industri mengalami kendala.

“Khawatirnya pemerintah akan meningkatkan pajak lagi dengan menekan pengusaha. Kalau peningkatannya dari ekstensi pajak sih itu baik. Dengan pemotongan anggaran ke daerah, juga khawatir pemda membebani masyarakatnya dengan pajak darah yang tinggi seperti PBB yang akhirnya mengurangi daya beli masyarakat," urai Bob Azam.

Tokoh industriawan APINDO, Anton Supit menyoroti dari sisi hubungan mikro dan makro. Sesungguhnya keadaan makro ekonomi itu harus tercermin dari dinamika mikro ekonomi atau sektor rill.

“Karena itu, sektor mikro ini harus betul-betuk dibenahi dengan regulasi yang mendukungnya. Dalam hal ini, di samping memperbaiki sistem industri dan perdagangan juga perlu dirumuskan penerapan Hubungan Industrial Pancasila untuk mencapai keadilan bagi semua pihak," ujar Anton Supit.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!