Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Januari 2026 di Level 4,75 Persen

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:32 WIB
"Rapat Dewan Gubernur BI pada 20 dan 21 Januari 2026 memutuskan, mempertahankan BI rate sebesar 4,75 persen," ujar Perry dalam konferensi pers RDG BI, Rabu (21/1/2026).

Menurut Perry, tekanan global masih tinggi akibat perlambatan ekonomi di sejumlah negara besar, kebijakan tarif Amerika Serikat, serta meningkatnya eskalasi geopolitik yang mendorong aliran modal keluar dari negara berkembang. Kondisi ini turut memengaruhi pergerakan rupiah yang pada Januari 2026 sempat berada di kisaran Rp16.900 per dolar AS.

Sejalan dengan kebijakan pelonggaran moneter BI, suku bunga perbankan mulai menunjukkan tren penurunan. Suku bunga deposito satu bulan tercatat turun sebesar 56 basis poin, dari 4,81% pada awal 2025 menjadi 4,25 persen pada Desember 2025.

Sementara itu, suku bunga kredit perbankan juga turun sebesar 39 basis poin, dari 9,20 persen pada awal 2025 menjadi 8,81 persen pada Desember 2025.

Dari sisi likuiditas, kondisi perekonomian juga semakin longgar. Pertumbuhan uang primer pada Desember 2025 tercatat meningkat menjadi 11,4% (year on year/yoy), jauh lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 6,5% (yoy). Kenaikan ini sejalan dengan langkah ekspansi likuiditas moneter yang dilakukan Bank Indonesia untuk memperkuat transmisi kebijakan suku bunga ke sektor riil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!