BDO Indonesia dan BEI Tekankan Pentingnya Integrasi Standar Global dalam Laporan Keberlanjutan

Jum'at, 23 Januari 2026 - 20:47 WIB
Dalam diskusi panel, Arie Pratama, anggota Dewan Standar Keberlanjutan Ikatan Akuntan Indonesia, memaparkan bahwa PSPK 1 dan PSPK 2 dirancang untuk mengintegrasikan informasi keberlanjutan ke dalam konteks laporan informasi keuangan bertujuan umum. Pendekatan ini melengkapi praktik laporan keberlanjutan saat ini dengan perspektif outside-in, sehingga investor dapat menilai dampak isu keberlanjutan terhadap kinerja, risiko, dan prospek bisnis secara lebih komprehensif.

Sementara itu, dari sisi praktisi, Dodik Moerdijanto, Sustainability Section Head Avian Brands, membagikan pengalaman perusahaan dalam membangun pelaporan keberlanjutan yang didukung oleh komitmen manajemen puncak, sistem data terintegrasi, serta pengendalian internal lintas fungsi. Pendekatan ini menunjukkan bahwa kualitas laporan keberlanjutan sangat ditentukan oleh kesiapan organisasi secara menyeluruh, bukan hanya peran unit sustainability.

Menutup rangkaian diskusi, ESG Partner BDO Indonesia, Johan Sebastian, menegaskan bahwa penguatan pengendalian internal menjadi kunci dalam meningkatkan kredibilitas laporan keberlanjutan.

“Data keberlanjutan harus diperlakukan sebagai aset strategis perusahaan dan didukung pengendalian internal yang kuat agar laporan tidak hanya patuh regulasi, tetapi juga relevan dan dipercaya investor,” ujarnya.

Melalui forum ini, BDO Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelaporan keberlanjutan yang transparan, kredibel, dan selaras dengan regulasi serta standar global, guna mendukung penguatan pasar modal Indonesia yang berkelanjutan.
(unt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!