Pertamina Patra Niaga Perluas Program TJSL Kesehatan dan Gizi
Minggu, 25 Januari 2026 - 20:04 WIB
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Perkuat Komitmen Keberlanjutan Menuju NZE 2060
Salah satu program unggulan dijalankan melalui Program Kampung Iklim Pengentasan Stunting di Kelurahan Lontong Pancur, Kota Pangkal Pinang, Bangka Belitung, Regional Sumatera Bagian Selatan. Program ini mengintegrasikan pengembangan lingkungan, ketahanan pangan, dan peningkatan kapasitas keluarga melalui pemanfaatan hidroponik dan pengolahan pangan bergizi. Berdasarkan data awal, terdapat 18 anak yang terindikasi dan hampir terindikasi stunting di wilayah tersebut. Melalui dukungan PMT yang disalurkan ke tiga Posyandu, jumlah anak yang masih terindikasi stunting berhasil ditekan menjadi 4 anak, atau berkontribusi pada penurunan hingga sekitar 75 persen dari kondisi awal. Hasil panen hidroponik juga dimanfaatkan langsung sebagai bahan PMT bagi balita, sekaligus memperkuat peran ibu rumah tangga dalam menjaga ketahanan pangan keluarga.
Sementara itu, di daerah Jawa, contohnya program Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat menjalankan program GARBATERA (Gerakan Balongan Sehat dan Sejahtera) di Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Program ini berfokus pada peningkatan kesehatan masyarakat pesisir melalui intervensi gizi, edukasi kesehatan, serta penguatan peran Posyandu dan PAUD, antara lain di PAUD Bunga Seroja dan PAUD Nyi Mas Ayu.
Baca Juga: Masuki 2026, Pertamina Patra Niaga Perkuat Peran Strategis
Salah satu program unggulan dijalankan melalui Program Kampung Iklim Pengentasan Stunting di Kelurahan Lontong Pancur, Kota Pangkal Pinang, Bangka Belitung, Regional Sumatera Bagian Selatan. Program ini mengintegrasikan pengembangan lingkungan, ketahanan pangan, dan peningkatan kapasitas keluarga melalui pemanfaatan hidroponik dan pengolahan pangan bergizi. Berdasarkan data awal, terdapat 18 anak yang terindikasi dan hampir terindikasi stunting di wilayah tersebut. Melalui dukungan PMT yang disalurkan ke tiga Posyandu, jumlah anak yang masih terindikasi stunting berhasil ditekan menjadi 4 anak, atau berkontribusi pada penurunan hingga sekitar 75 persen dari kondisi awal. Hasil panen hidroponik juga dimanfaatkan langsung sebagai bahan PMT bagi balita, sekaligus memperkuat peran ibu rumah tangga dalam menjaga ketahanan pangan keluarga.
Sementara itu, di daerah Jawa, contohnya program Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat menjalankan program GARBATERA (Gerakan Balongan Sehat dan Sejahtera) di Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Program ini berfokus pada peningkatan kesehatan masyarakat pesisir melalui intervensi gizi, edukasi kesehatan, serta penguatan peran Posyandu dan PAUD, antara lain di PAUD Bunga Seroja dan PAUD Nyi Mas Ayu.
Baca Juga: Masuki 2026, Pertamina Patra Niaga Perkuat Peran Strategis
Lihat Juga :