Masuki 2026, Elnusa Tancap Gas Percepat Jasa Eksplorasi Migas di Indonesia Timur

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:34 WIB
Teknologi seismik nodal ini dirancang untuk menjawab tantangan khas kawasan Indonesia Timur yang memiliki keragaman struktur geologi, kondisi medan yang menantang, serta keterbatasan akses di sejumlah wilayah kerja. Sistem berskala besar dimanfaatkan untuk survei seismik 3D pada area luas, sementara sistem portabel mendukung survei 2D, pengujian parameter, serta survei awal di wilayah dengan tingkat kompleksitas tinggi.

Melalui pemanfaatan teknologi tersebut, Elnusa menargetkan peningkatan kualitas data seismik berdensitas tinggi, percepatan waktu akuisisi, serta efisiensi biaya operasional. Akselerasi dari tahap akuisisi hingga interpretasi data diharapkan dapat mendorong pengambilan keputusan eksplorasi yang lebih cepat, akurat, dan bernilai tambah bagi pemangku kepentingan. Baca juga: Elnusa Hadirkan Transformasi Hijau di Indramayu Bersama Jejaring Rumah BUMN

Dengan penguatan kapabilitas seismik sejak awal 2026, Elnusa semakin mempertegas perannya sebagai mitra strategis industri energi nasional yang mengedepankan keandalan operasional, keselamatan kerja, serta penguasaan teknologi. Langkah ini menjadi bagian dari kontribusi nyata Elnusa dalam mendukung keberlanjutan eksplorasi migas nasional, khususnya di wilayah Indonesia bagian timur.

Ke depan, Elnusa akan terus menempatkan teknologi dan inovasi sebagai inti pengembangan bisnis jasa energi terintegrasi. Tujuannya menghadirkan solusi yang kompetitif, adaptif, dan berorientasi jangka panjang dalam mendukung ketahanan energi Indonesia.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!