Gandeng Krisna Bali, Wamen Viva Yoga Buka Jalan UMKM Mesuji Tembus Pasar Ritel

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:05 WIB
Ia menegaskan, kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen kementerian untuk tidak hanya membangun permukiman, tetapi juga menciptakan ekosistem ekonomi yang terintegrasi dan berkelanjutan di kawasan transmigrasi. Upaya hilirisasi dengan melibatkan industri dan pasar modern menjadi kunci.

Viva Yoga mengapresiasi potensi besar yang dimiliki Kawasan Transmigrasi Mesuji, seperti hasil panen melon yang disaksikannya, serta padi, pisang, dan singkong. Menurutnya, setiap wilayah memiliki keunggulan komoditas berbeda yang harus dikembangkan.

"Kementerian Transmigrasi mengembangkan potensi yang ada sesuai dengan karakter dan keunggulan produk wilayah. Kalau di Polewali Mandar Sulawesi Barat kita kembangkan kakao, di Bungo Jambi sawit, di Banyuasin Sumatera Selatan padi, dan di Kampar Riau nanas," jelasnya.

Kehadiran Ajik Krisna di tengah masyarakat Mesuji diharapkan menjadi motivasi dan jembatan pemasaran. Jaringan Toko Krisna Bali yang memiliki 34 outlet dengan daya serap puluhan ribu wisatawan per hari dinilai sebagai peluang emas bagi produk UMKM lokal untuk naik kelas.

Viva Yoga menekankan, pengembangan UMKM di kawasan transmigrasi tidak boleh lagi sekadar berskala kecil, tetapi harus berorientasi nasional bahkan ekspor. Untuk itu, dukungan investor dan sinergi dengan berbagai pihak mutlak diperlukan. "Bila rantai produksi ini berjalan, akan meningkatkan pendapatan masyarakat. Mesuji harus ada produk unggulan sehingga memiliki daya tawar yang tinggi," tegasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!