Di Tengah Investor Sell Off Asing, Saham REAL Diam-diam Diborong Besar

Kamis, 29 Januari 2026 - 05:55 WIB
Masifnya investasi asing tersebut menegaskan Indonesia sebagai salah satu tujuan utama investasi data center di Asia Tenggara, didorong oleh pertumbuhan ekonomi digital, cloud computing, hingga meningkatnya kebutuhan komputasi dan penyimpanan data berkapasitas besar. Bagi emiten properti, data center dinilai sebagai aset dengan karakter pendapatan berulang (recurring income) dan stabilitas arus kas yang lebih baik dibandingkan properti konvensional.

Dari sisi pasar, Analis MNC Sekuritas, Rudy Setiawan, menilai saham REAL saat ini berada pada level yang menarik baik secara valuasi maupun sentimen. Menurutnya, PBV REAL berada di kisaran 1,2x, yang mencerminkan valuasi relatif murah, sementara pergerakan harga saham telah berada di area oversold setelah mengalami tekanan koreksi.

“Selain faktor teknikal yang sudah oversold, saat ini REAL juga sedang mengembangkan bisnis ke sektor properti digital melalui data center, yang menjadi salah satu tema investasi yang tengah diminati investor asing. Kombinasi valuasi yang relatif murah dan sentimen pengembangan bisnis ini membuka peluang technical rebound,” katanya, Selasa (28/1/2026). Baca juga: Meneropong Peran Sektor Properti terhadap Pertumbuhan Ekonomi Tahun Depan

Meski demikian, pelaku pasar tetap diimbau mencermati realisasi konkret dari pengembangan bisnis data center REAL ke depan. Termasuk kejelasan model bisnis, kebutuhan belanja modal (capex), skema pendanaan, serta dampaknya terhadap kinerja keuangan perseroan.

Dengan kombinasi masuknya aliran dana asing, valuasi yang masih atraktif, serta kuatnya sentimen investasi data center yang tengah digencarkan investor global, saham REAL berpotensi tetap menjadi sorotan pelaku pasar di tengah tekanan dan volatilitas bursa saham domestik.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!