OJK Sebut Pengaturan Free Float 15% Bakal Tekan Aksi Saham Gorengan

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:50 WIB
Sekaligus Mahendra mendorong bagi para perusahaan tercatat untuk melakukan penyesuaian porsi kepemilikan saham publik. Ia menegaskan, bakal memberikan sanksi apabila perusahaan tidak menjalankan aturan terbaru.

"SRO, akan menerbitkan aturan untuk free flow, minimal 15 persen, yang akan dilakukan dalam waktu dekat, dan dengan transparansi yang baik," tambahnya.

Sebelumnya Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti trading halt Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akibat penurunan tajam 8% pada perdagangan Rabu 28 Januari 2026. Hal ini terjadi lantaran MSCI menilai bursa saham di Indonesia kurang transparan, sehingga membekukan sementara rebalancing saham-saham Indonesia pada Februari sampai Mei 2026.

"Kan saya bilang dari pertama itu, waktu saya di bursa kan. Dia minta insentif, saya bilang perbaiki pasar saham dari ulah para penggoreng saham. Sebetulnya arahnya ke situ. Cuman kemarin mereka geraknya agak pelan atau mungkin masih dalam plan mereka," kata Purbaya di Istana (28/1).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!