Analis Ramal IHSG Suspend Lagi Pasca Goldman Sach Turunkan Rating Saham Indonesia
Sabtu, 31 Januari 2026 - 13:03 WIB
Dalam pengumumannya, MSCI menyoroti tiga masalah utama, yakni ketidakjelasan struktur kepemilikan, rendahnya free float efektif, dan indikasi perdagangan terkoordinasi yang merusak mekanisme pasar. Kebijakan sementara ini disertai sinyal potensi penurunan kasta bursa saham Indonesia dari Emerging Market ke Frontier Market.
"Perdagangan saham hari Senin, kemungkinan IHSG di suspend kembali karena turunnya di 8 persen akibat Goldman Sach menurunkan rating saham Indonesia menjadi underweight," ujarnya melalui pernyataan tertulis, Sabtu (31/1/2026).
Ibrahim menyebut sentimen ini akan membuat dana asing yang ditempatkan di pasar saham RI akan kembali ditarik oleh para investor. Sehingga proyeksinya, koreksi terhadap IHSG kembali berlanjut pada pekan depan.
"Sama seperti MSCI, tinggal tunggu JP Morgan saja. Diperkirakan investor asing akan lakukan aksi jual," tambahnya.
Baca Juga: Penyegaran Otoritas Pasar Modal di Tengah Badai MSCI, Kepercayaan Investor Bakal Pulih?
"Perdagangan saham hari Senin, kemungkinan IHSG di suspend kembali karena turunnya di 8 persen akibat Goldman Sach menurunkan rating saham Indonesia menjadi underweight," ujarnya melalui pernyataan tertulis, Sabtu (31/1/2026).
Ibrahim menyebut sentimen ini akan membuat dana asing yang ditempatkan di pasar saham RI akan kembali ditarik oleh para investor. Sehingga proyeksinya, koreksi terhadap IHSG kembali berlanjut pada pekan depan.
"Sama seperti MSCI, tinggal tunggu JP Morgan saja. Diperkirakan investor asing akan lakukan aksi jual," tambahnya.
Baca Juga: Penyegaran Otoritas Pasar Modal di Tengah Badai MSCI, Kepercayaan Investor Bakal Pulih?
Lihat Juga :