Pemerintah Patuh Saran MSCI, Bakal Setor Data Pemegang Saham Secara Transparan
Sabtu, 31 Januari 2026 - 22:50 WIB
Dengan kebijakan tersebut, porsi saham yang dilepas ke publik akan semakin besar. Hal ini diharapkan dapat memperkuat transparansi, meningkatkan likuiditas perdagangan, serta menjaga integritas bursa.
"Artinya semakin banyak saham yang akan dilepaskan ke publik sehingga bursa menjadi lebih transparan, likuid, dan berintegritas," jelasnya.
Selain peningkatan free float, pemerintah juga akan memperketat aturan terkait transparansi kepemilikan saham , khususnya mengenai beneficial ownership atau pemilik manfaat akhir suatu perusahaan. Baca Juga: Respons Evaluasi MSCI, OJK Beberkan 3 Strategi Reformasi Pasar Modal
Menurut Airlangga, kejelasan mengenai siapa pemilik manfaat akhir saham menjadi perhatian penting dalam penilaian indeks global. Oleh karena itu pemerintah akan memastikan data pemegang saham disampaikan secara terbuka dan akurat.
"Artinya semakin banyak saham yang akan dilepaskan ke publik sehingga bursa menjadi lebih transparan, likuid, dan berintegritas," jelasnya.
Selain peningkatan free float, pemerintah juga akan memperketat aturan terkait transparansi kepemilikan saham , khususnya mengenai beneficial ownership atau pemilik manfaat akhir suatu perusahaan. Baca Juga: Respons Evaluasi MSCI, OJK Beberkan 3 Strategi Reformasi Pasar Modal
Menurut Airlangga, kejelasan mengenai siapa pemilik manfaat akhir saham menjadi perhatian penting dalam penilaian indeks global. Oleh karena itu pemerintah akan memastikan data pemegang saham disampaikan secara terbuka dan akurat.
Lihat Juga :